Dalam bisnis yang besar, yang namanya stok harus minimal. Mengapa?? karena stok adalah uang mati yang harus diputar kembali dan bagaimana cara menjual Stok barang yang tidak laku? Berikut adalah cara- caranya!
  1. Bagian Pembelian Bukan Sama Dengan Pemimpin.
    Maksudnya adalah, Pemimpin hanya mengontrol dan mengecek saja. Bagian keuangan atau wakil pemimpin yang setiap ada pengeluaran yang akan dibutuhkan untuk tanda tangan.
  2. Early Warning Since
    Misalkan Anda mempunyai rata-rata Omset. Rata-rata omset itu misalnya 5x dari stok.
    Maksudnya adalah, apabila Stoknya 100, maka Omset Anda harus 500! dan apabila Stok Anda sudah mencapai 20 dari 100 stok, maka Anda harus membeli lagi. Jadi di sini bertujuan agar stok Anda tidak pernah habis. Apabila kurang dari 2 kali omsetnya, harus ada laporan dan apabila kurang dari 1 kali stok pemutaran, bagian pembelian harus melaporkan. Jadi kesimpulannya, jika stok memungkinkan sedikit lagi, Anda bisa menambah stok. Jangan sampai stok habis selama penjualan berjalan sangat cepat. Jika Anda menemukan Stok barang yang tidak laku, yang harus Anda lakukan pertama adalah fokus solusi. Maksudnya adalah apa saja yang harus Anda lakukan agar Stok Anda dapat laku.
  3. Rubah Display
    Yang dimaksudkan di sini adalah, cobalah Anda merubah letak dari produk yang Anda jual. Bisa saja produk yang Anda jual tidak laku karena letaknya yang tidak terjamah dari para calon pembeli Anda. Di sini, Anda bisa merubahnya atau meletakkannya ke tempat yang lebih strategis.
  4. Rubah diskon
  5. Iklankan
    Maksudnya adalah, cobalah Anda iklankan produk yang tidak laku tersebut. Bisa saja di sini para pembeli yang datang ke Toko Anda tidak mengetahui kelebihan atau keunggulan dari produk yang tidak laku tersebut.
  6. Lelang Terbalik
    Di sini Anda melakukan lelang kepada produk yang tidak laku.

Contohnya saja:

Ada Stand penjual Helm, dan dari produk yang di tawarkan pasti ada saja yang tidak laku. Tidak laku tersebut, bukan hanya datang dari pelanggan yang tidak kunjung datang juga, tapi bisa saja model yang ditawarkan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Di sini Anda bisa memakai Lelang Terbaik. Misalnya adalah, Helm dengan harga Rp 120.000,-, dan pada lelang Anda tawarkan dengan harga Rp 100.000,-. Jika masih tidak laku juga, Anda bisa mengurangi harganya lagi sampai produk yang Anda tawarkan terjual.

Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat. Salam Dahsyatt