• 5 Tips Valentine Memilih Coklat Untuk Orang Terkasih



    Sebentar lagi Valentine’s Day..! Satu hari di bulan februari yang identik dengan cinta dan coklat. Di hari yang penuh cinta ini, banyak sekali yang tergerak untuk memberikan coklat sebagai ucapan cinta kepada orang yang terkasih, terutama mereka yang telah memiliki pasangan.


    Beraneka ragam coklat dalam bermacam bentuk, rasa, dan warna pun bermunculan di sekitar kita, dikemas dengan demikian menariknya sehingga kita seringkali tak tahan jika tidak membelinya. Apalagi ada begitu banyak tempat yang menawarkan begitu banyak pilihan coklat untuk kita beli. Seringkali kita jadi dibuat bingung memutuskan mau beli yang mana.


    Belakangan banyak digembor-gemborkan kalau mengkonsumsi coklat baik untuk kesehatan. Penelitian para ahli di luar negeri menunjukkan bahwa kandungan antioksidan dalam coklat bahkan lebih tinggi dibandingkan yang terdapat dalam teh hijau dan anggur merah. Tapi tahukah Anda kalau tidak semua jenis coklat itu baik untuk dikonsumsi?

    Berikut 5 tips dari saya untuk anda dalam memilih coklat:


    1. Jika anda peduli pada kesehatan orang yang anda kasihi, maka pilihlah coklat yang baik untuk kesehatannya.
      Coklat yang beredar di pasaran umumnya adalah coklat hitam (dark chocolate), coklat susu (milk chocolate), dan coklat putih (white chocolate). Yang paling tinggi kandungan cacaonya –dengan demikian paling tinggi kadar antioksidannya– adalah coklat hitam. Coklat putih adalah yang paling rendah kandungan cacaonya.
    2. Sebaiknya hindari coklat warna-warni (pink, hijau, kuning, dan sebagainya).
      Coklat tipe ini umumnya dibuat dari coklat putih yang diberi zat pewarna dan seringkali juga ditambahkan rasa tertentu dalam pembuatannya (contoh: rasa stroberi untuk coklat pink).Kita tidak membutuhkan lebih banyak lagi zat aditif dalam makanan kita, kan?
    3. Jangan segan untuk membeli coklat dengan harga lebih mahal.
      Ya! Harga seringkali sebanding dengan kualitasnya. Pastikan saja bukan kemasannya yang cantik yang membuat harganya mahal. Coklat yang berkualitas tinggi tidak akan terasa serik dan biasanya rasa coklatnya tidak terlalu manis. Hal ini menunjukkan kandungan coklatnya yang tinggi, karena rasa dari coklat sebenarnya memang pahit. Rasa manis pada coklat berasal dari penambahan gula dan/atau susu dalam proses pengolahannya.
    4. Jangan membeli coklat di tempat yang jorok.
      Kalau tempat berjualannya saja tidak bersih, bisa jadi proses pembuatannya juga kurang higienis.
    5. Belilah dari ‘pemain lama’.
      Menjelang Valentine’s day, banyak sekali dijual coklat yang diproduksi oleh industri rumah tangga. Usahakan membeli coklat dari langganan anda, bukan penjual musiman yang hanya memanfaatkan momentum untuk meraup keuntungan. Akan lebih baik lagi kalau anda mengenal pemilik usaha coklat tersebut atau mengetahui track recordnya. Dengan demikian, kualitas coklat yang anda beli akan lebih terjamin. Bukan berarti ‘pemain baru’ itu tidak baik ya…

    Demikian beberapa tips dari saya. Nah, sekarang setelah tahu bagaimana cara memilihnya, anda bisa melangkah dengan mantap ke penjual coklat pilihan anda.
    Semoga bermanfaat..!


    by : Mirna Anggawijaya
  • Social Media

    line
  • Media Partner

    line
  • Author Partner

    line
All times are GMT +7. The time now is 11:21.
Powered by vBulletin® Version 4.2.0
Copyright © 2013 vBulletin Solutions, Inc. All rights reserved.